Webinar Swayanaka Series 2

Webinar ini merupakan tindak lanjut dari webinar Swayanaka series sebelumnya yang telah diadakan oleh Swayanaka pusat. Kali ini Swayanaka Jakarta diberikan kesempatan untuk mengemas webinar series selanjutnya. Bertemakan “Persiapan, Adaptasi. & Program New Normal Swayanaka” webinar ini menitikberatkan pada edukasi kepada masyarakat terutama anak-anak dalam mematuhi protokol kesehatan yang berlaku ditengah tatanan kehidupan normal yang baru, serta penambahan pengetahuan volunteer dalam melakukan pendekatan serta mengontrol emosional anak-anak pasca pandemi covid-19. Dengan mengundang 2 narasumber dari latar belakang psikologi dan kedokteran, webinar yang berlangsung via zoom meeting ini dipandu oleh 1 orang Moderator. Webinar ini berlangsung pada pukul 14.30 diawali dengan pemutaran mars Swayanaka dan dilanjut oleh pembacaan doa yang dipimpin oleh Moderator. Talkshow berlanjut dengan pemaparan materi oleh kedua narasumber dalam bentuk power point, dan dilanjut oleh sesi tanya jawab berkaitan dengan materi yang telah dipaparkan. Setelah itu dilanjutkan dengan sharing session yang dilakukan oleh perwakilan dari masing-masing regional tentang kendala yang dihadapi selama ini. Acara selesai pada pukul 17.30 dam ditutup dengan foto bersama disertai dengan pegisian g-form oleh peserta untuk pemberian e-sertifikat dengan jumlah peserta adalah 46 orang dan yang hadir 40 orang.

Webinar ini dilakukan karena penerapan protokol kesehatan pada masa transisi DKI Jakarta sebelumnya masih belum bisa diimplementasikan dengan baik oleh warga Jakarta terutama anak-anak. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Swayanaka dari berbagai macam regional bilamana harus menjalankan kegiatan mengajar di masa transisi atau bahkan di era new normal. Ada beberapa regional yang menyatakan siap untuk kembali mengajar dengan mengadakan program-program yang tetap mematuhi protokol kesehatan, namun adapula regional yang merasa belum siap dikarenakan kekurangan sumber daya dikarenakan banyak volunteer yang sudah kembali ke  kampung halaman sebelum lock down di Jakarta maupun kesiapan untuk mengadakan program ditengah pandemi. Oleh karena itu pembekalan diperlukan untuk para volunteer agar kedepannya dapat mengadakan kegiatan baru yang inovatif dan dinamis yang tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

Ditengah vakumnya kegiatan mengajar dalam kurun waktu yang cukup lama akan menimbulkan stress, untuk mengatasi stres diperlukan pendekatan untuk mengetahui sumber stress, seperti stress dalam hal: ekonomi, pendidikan, agama dan fisik serta interaksi sosial yang sangat terbatas secara langsung. Hal yang perlu disiapkan adalah membuat situasi belajar yang menyenangkan dan tidak menambah beban adik-adik binaan, membantu menangani kecemasan yang ada agar adik-adik binaan tetap berpikiran positif dan mengatur emosi mereka untuk menerima situasi dengan lapang dada. (penguatan psikologis dengan menjaga emosi positif) serta memberikan penguatan untuk afektif, melakukan perilaku behavior untuk menghimbau dan mengedukasi penerapan protokol kesehatan yang benar.

Hal ini merupakan salah satu tugas kita untuk mengedukasi mereka melalui pendekatan personal untuk mematuhi protokol kesehatan yang harus dilakukan apabila anak-anak harus pergi keluar rumah seperti hal mendesak (imuniisasi, pemeriksaan kesehatan, dsb). Dan ini harus dijaga  oleh orang tua dengan menjaga jarak 2 meter. Oleh karena itu dalam berkegiatan alangkah baiknya agar anak-anak dibatasi jumlahnya, dikelompokkan usia, dan mengukur status gizi anak.  Dalam melakukan edukasi tersebut, swayanaka mengemasnya secara menarik agar dapat diterima dengan baik oleh anak-anak dan dapat diterapkan secara maksimal dalam upaya membantu meminimalisir penyebaran covid19 dan menguatkan adik-adik binaan untuk tetap produktif dan semangat belajar.

by: Jian Sabililah